"Mereka Bilang"
Berkian purnama berlalu, tidak kemana-mana dan berkutat dengan hal yang aman-aman membuat karibku berlaku geram. Mereka bilang aku sudah tidak asyik lagi. Penaku kaku, akalku beku untuk sekadar diajak diskusi. Bahkan sampai menyebut langkahku yang tidak lagi panjang, terpasung setumpuk pekerjaan dan melupakan aktivitas-aktivitas kerelawanan di ruang publik.
Banyak-sekali, perihal ini menyita fokusku. Satu persatu mulai meninggalkan. Dan lagi, membentang sayang untuk lingkaran yang baru rasanya amat sangat menyulitkan. Padahal aku hanya ingin bertumbuh dan berproses sebaik mungkin. Mengejar apa-apa yang kurasai ketinggalan atas mimpi-mimpiku di depan.
Tapi memang begitulah hidup, sebatas pencarian jati diri sampai benar-benar terbentuk. Dan dalam proses menuju itu, yang pergi biarlah, dan yang bertahan patut untuk lebih dari sekadar diacungi jempol. Karena menjadi diri sendiri, bukan sebatas menuruti "mereka bilang".

Tidak ada komentar: