Yang (Sempat) Singgah di Hati #2

Mei 11, 2024

Mungkin memang benar, yaa.. bahwa terkadang, untuk menyambung satu kata ke kata agar lahir kalimat yang indah dan enak dibaca, maka perasaan mellow itu perlu hadir untuk memicunya.

Sejujurnya, hari ini berjalan baik. Teramat baik, dengan kehidupan slow living ala gadis yang tinggal di pinggiran kota. Bak hidup tanpa ambisi dan keinginan, hehe. Tapi di penghujung, hari ini begitu terasa menjemukan, menggelisahkan, dan menggalaukan.

Pasalnya, yang kumaksud dalam tulisan ini mengibar janur kuning dan menemukan muaranya, hari ini. Sebenarnya biasa saja, sebab yakin diri tidak mampu 'bersanding', tapi tetap saja.. sebagai perempuan yang 'sempat' diberi perhatian kecil dan sempat begitu mengagumi kekerenannya... tetap jua merasa 'kehilangan' tidak wajar. Sebab harus angkat kaki atas segala skenario di kepala yang sempat tercipta untuk masa mendatang, harus selebar-lebarnya membentang bendera putih atas segala kemungkinan 'aku-kau' di masa nanti.


Ah, sungguh. Allah benar-benar yang Maha Membolak-balik hati.


Perasaan, kemarin kusebut sudah tidak apa jika tidak ada 'kita' di masa mendatang, selama masih berpegang pada mimpi. Nyatanya, Allah lemahkan juga hati ini menerima kabar itu. Bahkan perasaan tiada mau melakukan apapun juga bertandang, dan semoga tidak lama dekapannya menggalaukan duniaku. Sebab, turut bahagia atas pilihanmu, kak.. dan semua yang sudah ditetapkanNya.



Malam ini mungkin terasa begitu menyedihkan, maka menulis di jurnal pribadiku rasanya tidak cukup. Sebab meski sudah berusaha kuurai, nyatanya masih menyayat. Maka kuputuskan untuk meninggalkannya di sini. Biar perasaannya juga habis bersama tulisan ini.


Selamat berbahagia, kak.. bersama dia yang kau pilih untuk melengkapimu.
Kudoakan yang terbaik, untukmu dan keluargamu selalu.
Sampai bertemu di jejaring lainnya, di aksi-aksi untuk kebermanfaatan ummat.


12.12 WITA
2 Zulkaidah 1445 H.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.