Kepada-ku di Masa Nanti

Maret 15, 2022

 Kepada diriku, yang entah akan bagaimana nanti di masa mendatang.
Entah bagaimana kabarnya, masa depan akan membuatmu. Melagu kah, atau meragu?
Yang kutahu, tidak ada yang sia-sia di antara kita. Sekalipun yang kamu putuskan ternyata salah, beberapa waktu nantinya. Sebab, bukankah segala duduk-perkara yang kita putuskan pada satu waktu adalah menuju keterbaikan? Maka tidak eloklah berlama-lama dalam gundah juga gulana. Lagi-lagi, tidak ada yang sia-sia di antara kita. Semua akan mengantarkan pada muara pembelajaran.


Kepada diriku, bila nanti penuh sayat di masa mendatang.
Entah berapa kali harus kukata bahwa tidak pernah ada yang percuma di antara kita.
Meski berkali-kali kau merutuk durjana pada diri, pada waktu, pada kesempatan, juga pada takdir. Ingatlah bahwa sejadah, do'a, dan air mata masih selalu bisa untuk dibentang sepanjang-panjangnya. Biarlah kau cukupkan segala sesal yang kau tumpuk-tumpuk pabila membuatnya menganga jadi sayatan. Dan kamu bahkan sudah lebih dari cukup untuk diperjuangkan.


Kepada diriku, kalau nanti tidak punya cukup berani untuk memulai.
Entah apa yang akan membuatmu takut.
Tapi, tidakkah cukup segala bekal yang kau punya untuk menjadikanmu lebih hebat dari yang lalu-lalu? Bahwa bahkan untuk segelas hangat, kaupun harus merasa takut meninggalkan nyaman yang sedang kau nikmati ini. Jadi tunggu apa?


Kepada diriku, nanti.
Kalau kamu merasa tidak berdaya, tidak punya apapun, dan bingung hendak melangkah kemana..
Ingatlah, kau selalu punya dirimu yang harus bisa kau andalkan. Sekalipun kedengarannya mustahil, tapi memeluk dirimu untuk bangkit.., adalah cara terbaik untuk melawan ketakutan-ketakutan itu. Dan itu cukup.

13 Sya'ban 1443 H.
With Love,
Your (amazing) Self <3.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.