Makassar, 07 Oktober 2014.
Kembali lagi aku bersyukur masih bisa menulis catatan ini,
walau sebenarya ini juga tidak begitu penting untuk dibaca oleh banyak orang,
tapi bagiku ini sangat penting.
Makassar, 07 Oktober 2014. Pukul berapa sekarang? Pukul 00.01
dini hari.
Hari ini, Orang yang biasa kupanggil dengan Bapak, genap
berusia 55 tahun. Tua? Ya begitulah, setua apapun Bapak, dia tetap laki laki
nomor satu dihidupku.
Bapak, bagaimana kabar disana? Indah selalu berharap Bapak
selalu sehat.
Usia Bapak berkurang bukan? Dan kehidupan Bapak di dunia Bertambah, aneh ya Pak? Tapi itulah hidup, bukankah Bapak yang selalu mengatakan hal itu pada Indah?.
Usia Bapak berkurang bukan? Dan kehidupan Bapak di dunia Bertambah, aneh ya Pak? Tapi itulah hidup, bukankah Bapak yang selalu mengatakan hal itu pada Indah?.
Bapak, di usia Bapak yang genap 55 tahun ini, Indah mau bilang,
Bapak, terimakasih untuk semuanya, iya untuk semuanya yang tidak akan bisa
Indah hitung satu persatu nilainya.
Bapak, Indah juga minta maaf, masih belum bisa bikin Bapak
bangga, masih belum bisa memanfaatkan semua yang Bapak berikan dengan baik,
masih keras kepala, masih susah diatur, masih cengeng, masih banyak maunya, dan
banyak lagi hal – hal yang buat Bapak semakin susah.
Bapak, di usia Bapak yang genap 55 tahun ini, bagaimana
perjuangan Bapak disana? Indah harap semoga baik – baik saja, sesuai dengan
harapan Bapak. Indah disini baik kok Pak, Cuma terkadang, terlalu banyak
keluhan yang Indah keluarkan.
Bapak, di usia Bapak yang genap 55 tahun ini, Indah tak bisa
memberikan sebuah benda berharga atau benda semacamnya, Indah hanya bisa
menulis catatan ini, yang catatan ini sendiri, masih malu untuk Indah sampaikan
ke Bapak, tidak seperti Bapak, yang tiap Indah minta apapun, pasti Bapak selalu
berusaha untuk memenuhinya.
Bapak, di usia Bapak yang genap 55 tahun ini, Indah akan
berusaha untuk menjadi lebih baik lagi Pak, Indah yakin, Do’a Bapak pasti
selalu ada untuk Indah, karena Indah tau seorang Bapak, dimanapun itu, pasti
selalu mendoakan yang terbaik untuk anak – anaknya.
Bapak, di usia bapak yang genap 55 tahun ini, sebagai penutup dari catatan singkat ini, untuk kata yang tak sempat terwujud melalui tulisan ini, Indah selalu bangga menjadi anak Bapak, entah apa tanggapan orang diluar sana, yang jelas bapak adalah “Boyfriend Never End” untuk Indah.
Bapak juga mencintai Indah tanpa syarat Bukan? tidak seperti Indah yang hanya jika ada maunya, tapi ketahuilah Bapak, jauh di lubuk hati Indah, Bapak adalah laki – laki the best!. J
Bapak juga mencintai Indah tanpa syarat Bukan? tidak seperti Indah yang hanya jika ada maunya, tapi ketahuilah Bapak, jauh di lubuk hati Indah, Bapak adalah laki – laki the best!. J

Tidak ada komentar: