Menjejaki Pemberhentian

April 25, 2019

Aku menemukan langkahku tertambat pada satu pemberhentian yang tidak bisa kuurai. Tidak bisa kutemukan apa yang membuatku berhenti, yang jelas digusarkan berjuta angan.
Juga, pada pemberhentian yang semoga tidak panjang ini, kutemukan bahwa aku hanyalah seuntai ingatan yang ingin dikenang seindah mungkin. Diletakkan pada salah satu bagian istimewa ingatanmu, tempatmu berpulang kala perjalanan terlalu lelah untuk kau lanjutkan.
Pada pemberhentian yang menguras banyak mimpi-mimpiku hingga menjadi abu, inginku hanyalah digenggam seerat mungkin, dikuatkan hingga abu yang tadinya tak bernilai, bisa menggosok panci hitam hingga mengkilap, berkilau.
Aku ingin, sesegera mungkin mengakhiri pemberhentian ini. Hingga tak lagi kuresahkan kepada siapa keluhku kukesahkan. Hingga tak lagi ku risaukan kepada siapa ceritaku kuselesaikan.
Semoga itu kamu, yang menjemputku di pemberhentian (yang semoga tidak panjang ini). Biar kita mulai melangkah bersama lagi.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.