Kusayang Kau Lebih dari Apapun, Sebab Kau Menulis~
Kalau kau tanya mengapa aku begitu senang dihadiahi tulisan, itu karena tulisan adalah buah pikir dari seseorang yang tidak ternilai harganya. Bayangkan saja, bagaimana rasanya jika dihadiahi buah pikir dari seseorang. Artinya, pikiran susah payahnya dalam menyatukan bait-bait kalimat adalah usaha untuk menyenangkanmu, memenangkan hatimu. Ah, indahnya! Sama halnya bagimu apabila senang dihadiahi video ataupun benda-benda, maka begitulah makna dihadiahi sebuah tulisan untukku. Meneduhkan. Dan pastinya luar biasa membahagiakan.
Melalui tulisan juga, bisa kau ikat sesuatu bernama kenangan. Jauh lebih hebat dibanding potret-potret. Karna tulisan, mampu menggambarkan hal-hal lebih mendetail, mendeskripsikan sesuatu lebih merinci. Berjalan beriringan bersama imajinasi yang menyeruak ke masa lampau.
Ajaibnya, melalui tulisan, bisa kubaca kau dan segala ke-kamu-anmu. Dari tulisanmu bisa kunilai se-alay apa dirimu, seberapa ramah kau bergaul, bahkan luas wawasanmu pun bisa kuketahui lewat tulisanmu, sebab tulisan terbentuk dari bacaan seseorang. That's why! Aku begitu mencintai tulisan. Karena tulisan adalah buah pikir, dan pikiran pun lahir sebagaimana kualitas seseorang, persis saat bertutur kata.But husshh, it's a secret wkwk Tapi, tak usah kau khawatirkan perihal itu, biar jadi rahasiaku saja.. sebab siapa sangka pada bingkai kata bagian mana tulisanmu akan meneduhkanku?
Tapi diantara banyak sekali alasan untuk menulis, kau tahu apa yang paling menakjubkan darinya? Ia mampu mengantarmu pada keabadian, menyentuh hati bahkan nurani, pun mengubah kiblat hidup orang lain. Tidak terbilang berapa banyak nama yang masih dijumpai lantaran tulisannya. Juga tidak terkira berapa banyak tulisan yang terlahir karena satu tulisan. Jariyah yang patut dipelihara. Sungguh menulis, ladang kebermanfaatan bagi siapapun.
Maka pada suatu hari nanti, buat aku jatuh cinta dengan tulisanmu. Biar kau tidak perlu repot menghadiahkanku saat ulang tahun. Cukup membuatkanku tulisan diatas kertas. Hemat kan? Murah meriah. Berbekal kertas bekas dan pulpen pinjaman pun bisa!. Haha!. Juga, pada suatu masa nanti, biar tulisanmu saja yang mengantarku pada namamu. Agar berulang kali kulangitkan shalawat demi meraup barokah bersamamu.
Semoga dalam memilihmu nanti, tulisanmu benar yang sampai kepadaku. Catat baik-baik itu, biar jadi motivasi untukmu agar senantiasa mendekapku dalam tulisanmu, eh do'amu maksudku. Maka, runcingkanlah mata penamu, menulislah!, sebab kusayang kau lebih dari apapun karena kau menulis, Kasih!
Melalui tulisan juga, bisa kau ikat sesuatu bernama kenangan. Jauh lebih hebat dibanding potret-potret. Karna tulisan, mampu menggambarkan hal-hal lebih mendetail, mendeskripsikan sesuatu lebih merinci. Berjalan beriringan bersama imajinasi yang menyeruak ke masa lampau.
Ajaibnya, melalui tulisan, bisa kubaca kau dan segala ke-kamu-anmu. Dari tulisanmu bisa kunilai se-alay apa dirimu, seberapa ramah kau bergaul, bahkan luas wawasanmu pun bisa kuketahui lewat tulisanmu, sebab tulisan terbentuk dari bacaan seseorang. That's why! Aku begitu mencintai tulisan. Karena tulisan adalah buah pikir, dan pikiran pun lahir sebagaimana kualitas seseorang, persis saat bertutur kata.
Tapi diantara banyak sekali alasan untuk menulis, kau tahu apa yang paling menakjubkan darinya? Ia mampu mengantarmu pada keabadian, menyentuh hati bahkan nurani, pun mengubah kiblat hidup orang lain. Tidak terbilang berapa banyak nama yang masih dijumpai lantaran tulisannya. Juga tidak terkira berapa banyak tulisan yang terlahir karena satu tulisan. Jariyah yang patut dipelihara. Sungguh menulis, ladang kebermanfaatan bagi siapapun.
Maka pada suatu hari nanti, buat aku jatuh cinta dengan tulisanmu. Biar kau tidak perlu repot menghadiahkanku saat ulang tahun. Cukup membuatkanku tulisan diatas kertas. Hemat kan? Murah meriah. Berbekal kertas bekas dan pulpen pinjaman pun bisa!. Haha!. Juga, pada suatu masa nanti, biar tulisanmu saja yang mengantarku pada namamu. Agar berulang kali kulangitkan shalawat demi meraup barokah bersamamu.
Semoga dalam memilihmu nanti, tulisanmu benar yang sampai kepadaku. Catat baik-baik itu, biar jadi motivasi untukmu agar senantiasa mendekapku dalam tulisanmu, eh do'amu maksudku. Maka, runcingkanlah mata penamu, menulislah!, sebab kusayang kau lebih dari apapun karena kau menulis, Kasih!
| Kubagi tahu bahwa foto ini merupakan catatan kasarku sebelum menulis terkait Rasi Bintang Arcturus 2017 Silam. |

Tidak ada komentar: