Terima Kasih 2019!
Sebagaimana kataku di penghujung 2018 lalu, aku begitu mendamba 2019. Teramat sangat. Kiraku, 2019 akan kaya perwujudan mimpi, asa, cita, harapan dan segala hal yang baik-baik. Tapi kamu harus tahu bahwa 2019-ku lebih dari itu. Aku.... akhirnya mampu menerima diriku seutuhnya. Dan itu keajaiaban utama. Mungkin meski belum bisa menjelajahi semesta lebih luas dari dambaku, setidak-tidaknya aku berhasil menemukan arti penerimaan diri, mencintai segala apa yang sudah kupilih, kuupayakan, serta kuikhtiarkan.
Lalu, bagaimana konsep penerimaan diri itu sebenarnya?
Mudah saja sebenarnya. Cukup memaknai bahwa segala apa yang kita cari sebenarnya sudah ada dalam diri kita. Tinggal kita gali potensi itu agar menjadi sebuah kebermanfaatan. Intinya bagiku, penerimaan atas diri sendiri adalah keajaiban yang jauh lebih berharga dibanding ketika kakiku mampu menjejakkan belahan dunia manapun dalam keadaan diri sedang tidak paham atas diri sendiri. Goodjob diri. Apa-apa yang kamu perbuat adalah luar biasa. Terima Kasih sudah bertahan.
Dan untuk siapapun kamu, yang masih saja menggenapkan hadirnya untuk membersamaiku....Terima kasih. Apapun peranku dalam hidupmu, semoga tidak lepas dari bagian yang membuat hidupmu berwarna.
Terima Kasih 2019. It will always be honour to be given time through my moments. Setiap orang punya masa, kamu akan mekar di waktumu sendiri.
![]() |
| Sumber Gambar : Google |


Tidak ada komentar: