Radar
![]() |
| Source : Google |
![]() |
| Source : Google |
Dikisahkan, bahwa Kugy adalah cewek yang diumurnya yang terbilang sudah dewasa, tetapi masih selalu berimajinasi bahwa dirinya adalah agen neptunus yang diutus ke bumi untuk melaporkan segala sesuatu lewat perahu kertas. Nah, dia percaya bahwa setiap manusia punya radar untuk menemukan belahan jiwanya. Dalam cerita ini, ada Kenaan yang mampu mengimbangi keanehan Kugy yang kemudian mampu menyambungkan radar masing-masing. Dan, terhubunglah keduanya menjadi Radar Neptunus!!
Entah bagaimana Dee Lestari selalu bisa mengimajinasikan semuanya menjadi seluar biasa itu, bahwa radar memang sudah ada pada setiap diri manusia. Cuma mungkin, kita saja yang tidak sadar bahwa radar kita sedang berfungsi.
Pernah Jatuh Cinta?
Pernah merasa punya sesuatu yang dikaitkan dengan dia? Misalnya kalian tau bahwa yang datang adalah dia, muncul dari arah mana, ataupun memakai baju yang mana.
Atau, saat orang yang kalian suka sedang merasa sedih dan kalian juga ikut sedih? Atau dalam hal yang paling sederhana, saat kalian memakai baju dengan warna yang sama. Mungkin kalian tidak sadar dan merasa semuanya kebetulan, tetapi saat itulah radar kita sedang bekerja. Mencoba mendeteksi gelombang - gelombang belahan jiwa, yang kemudian menghubungkannya jika dirasa cocok.
Tapi eitsss, apakah radar bisa salah? Jawabannya adalah tidak. Karena radar yang kita miliki akan menunjukkan kepada kita pemilik dari serpihan-serpihan karakter dan watak belahan jiwa yang telah diprogramkan untuk bersama kita. Radar akan menghubungkannya. Jadi, jangan heran jika banyak pasangan radar lainnya yang sering gonta-ganti pasangan. Artinya, radarnya belum menemukan yang benar-benar pasti terhubung secara maksimal. Bersabarlah.
Karena suatu hari, radar kita benar-benar akan menemukan radar yang telah diprogramkan untuk kita, yang akan membawa kita menuju ke kehidupan lebih baik.
![]() |
| Source : Google |
Salam,
Radarku.
(Dengan posisi kedua jari tanganku yang kusematkan di dahi, sembari menutup jari yang lain dan membiarkan telunjukku menunjukmu. Sambil menutup mata tentunya.)




Tidak ada komentar: