Dentuman 19 April~

April 21, 2021

Celebrating My 19th!

Alhamdulillahi bini'matihi tatimmusshaalihaat. Membersamai 19 April, adalah sesuatu yang selalu menyenangkan. Allah (masih) hadiahkan umur panjang itu untuk senantiasa dinikmati. Dua-puluh-dua kali april silih berganti. Dan selalu saja, dentuman sembilan belas itu masih saja sama rasanya. Disertai muhasabah diri yang kian menggunung.


Pertama kalinya dalam hidup, sembilan belas kali ini dibarengi Ramadan. Dentumannya benar-benar dahsyat mengenai pikiran, juga hati. Sudah seberapa jauh diri berprogress? Adakah lebih baik dari sebelumnya? Atau pertanyaan seputar seberapa matang perencanaan atas masa depan yang rasanya semakin abu.


Astagfirullah. Meragukan kebesaran Allah aku dengan segala pertanyaan semacam itu. Namun apa boleh dikata? Pertanyaan jenis itu nampaknya adalah wajar bagi manusia dengan masa quarter life crisis sepertiku. Kan? Meskipun tidak sepatutnya aku berlarut-larut akan hal itu. Sebab Allah adalah sebaik-baik Pemilik Kehidupan, maka akan diberlalukannya keterbaikan itu atas hidupku, insyaAllah.


Menyisir segala keakuanku sebelum genap dua-puluh-dua ini,  aku merasa benar-benar dalam fase merangkak menuju dewasa. Tidak ada semangat aku dalam menyambut suguhan-suguhan nikmat yang datang bertubi-tubi. Malas balas chat-lah, tidak seproduktif tahun lalu-lah, pun amanah akademik belum tuntas-tuntas jua. Sungguh, kemalasan sedang bergelayut manja di kaki-kaki kecilku. Padahal, sederet untaian list belum diceklis-ceklis juga :(.


Mmm, dibersamai mereka yang kucinta pada 19 April kemarin, adalah sesuatu yang sudah lebih dari cukup buatku. Jiwa-jiwa yang menjadi keluarga baruku, safar-safar yang senantiasa diupayakan, suguhan nikmat berupa do'a, perayaan, dan segala ucapan yang pastinya berlaku sebagaimana gravitasi, aku merasa hangat, meskipun tidak seramai tahun lalu. Sebab, sebagaimana biasanya, hari kebangsaanku rasanya cukup kubagikan bersama mereka yang kuanggap dekat saja, juga sedikit bonus bersama mereka yang ingat, hehe.


Pada April yang kurasai sendu, juga penuh ragu kali ini ((sebab tidak kurasai cukup bermanfaat dalam peranku sebagai perempuan)), semoga mampu bermetamorfosis menjadi april yang lebih bercahaya melewati dua belas purnama kedepannya. Biidznillah.


Catatan 19 April 2021/8 Ramadan 1442 H.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.